M / 18 Safar 1441 H
Find us on:  
Login Member
Username:
Password :
VISI MISI

VISI :
" MEMBENTUK GENERASI YANG MEMILIKI TOTALITAS DALAM ISLAM DAN MAMPU MENGHADAPI MASA DEPAN"

Misi :

1) Mengembangkan pembelajaran yang robbaniyah

2) Menyelenggarakan kegiatan pembinaan ibadah siswa

3) Menyelenggarakan kurikulum yang mengembangkan wawasan siswa

4) Mengembangkan pola pembinaan siswa menuju akhlak mulia

5) Mengembangkan pola pendidikan yang membentuk siswa agar mampu berkontribusi bagi agama, keluarga, nusa dan bangsa

6) Menyelenggarakan pendidikan yang membentuk siswa memiliki motivasi berprestasi

7) Mengembangkan pembiasaan disiplin waktu

8) Mengembangkan pembiasaan tertib, rapi dan tuntas

9) Menyelenggarakan kegiatan pelatihan fisik siswa

10) Menyelenggarakan kegiatan pelatihan kemandirian siswa

Sarana Prasarana
Agenda
18 October 2019
M
S
S
R
K
J
S
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9

Terobsesi pemikiran untuk membangun masjid Al-Ikhwan agar lebih besar, indah dan nyaman, jamaah masjid hampir terlena untuk tidak terlibat memikirkan kewajiban mempersiapkan pendidikan bagi generasi Islam mendatang. Untunglah dalam suatu rapat, salah satu jamaah menyampaikan rasa kekhawatirannya terhadap kondisi masarakat Islam perumahan Balikpapan Baru yang mana  belum adanya sekolah Islam bagi putra putrinya .  Tersentak oleh keaadaan itu pengurus masjid segera bertindak cepat untuk mendirikan Yayasan AL-IKHWAN  BALIKPA-PAN BARU pada tanggal 20 Maret 2004 , sebagai wahana untuk mewujudkan cita cita menyiapkan generasi yang Islami melalui pendidikan,.

PENGURUS YYS. AL-IKHWAN BALIKPAPAN BARU KETIKA AWAL BERDIRI :.:

PEMBINA                  :

Ketua                          : Drs, H. Alimuddin Mustafa, SH, MM. (almarhum)

Anggota                      :

  1. H. Ponidjan
  2. Ir. H. Hendrazid

PENGAWAS                         :

Ketua                          : Drs. H. Solichin Hendro MM

Anggota                      :

  1. H. Zainal Abidin
  2. H. Sofyan Asnawie
  3. Ir. H. Kustari Lulus Basuki

PENGURUS :

Ketua Umum            : Drs. H. Surachmad Soenoe SPd. MMPd.

Ketua I                       : H. A.B. Mansyur BSc.

Ketua II                      : Ir. H. Hasanuddin

Ketua III                     : H. Teuku Zulfikar MBA

 

Sekretaris Umum        : Dwi Pamiluto Nugroho SSi. (mengundurkan diri)

Sekretaris I                  : Hasbi SE

Bendahara Umum     : H. Muhammad . Ali

Bendahara I                : H. Najaruddin (mengundurkan diri)

Bendahara II               : H. Murzanie

KRONOLOGIS HISTORY  YYS. AL-IKHWAN BALIKPAPAN BARU :

  1. Rapat Jamaah Masjid Al-Ikhwan Bpp Baru tanggal 19 Desember 2003 menunjuk 9 anggota jamaah untuk persiapan pendirian Yayasan Al-Ikhwan Balikpapan /Baru.
  2. Tanggal 1 Dzulhijah 1424/ 16 Januari 2004 dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunan gedung sekolah lantai 3 dengan 9 ruangan kelas oleh walikota & wawali kota Balikpapan.
  3. Yayasan Al-Ikhwan Balikpapan Baru berdiri dengan Akte Notaris Bambang Karyono Riyadi SH No. 11 tanggal 19 April 2004
  4. Semula pengurus akan memulai dengan mendirikan sekolah TKIT, namun dengan dorongan dan support dari saudara-saudara pengurus YYS Istiqomah Balikpapan, didirikan lebih dahulu SDIT.
  5. Nama yang terpilih adalah SDIT Balikpapan Islamic School (SDIT-BIS) yang berarti :
  1. Singkatan dari Bismillah
  2. Kendaraan bis yang mengangkut siswa ke tempat yang lebih baik
  3. Lebih mudah dikenal dan mendunia karena menggunakan istilah bahasa Inggris.
  1. Sementara gedung sekolah di samping masjid Al-Ikhwan jln. Alamanda Selatan sedang dibangun, pada tahun ajaran 2004-2005 untuk sementara belajar-mengajar meminjam gedung BIEC di Jln. Jendral Soedirman,. Klandasan, Balikpapan.
  2. Jabatan kepala Sekolah dirangkap oleh Ketua Umum Yayasan Drs. H. Surachmad Soenoe SPd. MMPd.selama 1 tahun.
  3. Pada awal tahun ajaran 2005 kegiatan belajar mengajar dipindah kegedung baru. Alhamdulillah, 3 ruang kelas di lantai pertama dari 3 lantai yang direncanakan  telah selesai dibangun.
  4. September 2005 s.d Agustus 2007 Kepala Sekolah SD di jabat Bpk Drs. H. Soetiran BSc.Pada kepemimpinan beliau sekolah mendapatkan dasar-dasar pendidikan yang sudah memadai mengarah menuju visi dan misi YYS.
  5. Setelah jabatan beliau berakhir terjadi masa transisi bulan Agustus s/d Desember 2007 karena kepala sekolah penggantinya masih dalam proses, Kepala Sekolah dirangkap kembali Ketua Yys.
  6. Januari 2008 s/d Desember 2011 Kepala Sekolah di jabat Bunda Hj. Fitri Maisyaroh ST.
  7. Bulan Juni 2008 gedung Sekolah bertingkat 3 telah selesai dibangun.
  8. Awal Tahun 2009 YYS membeli watas 1 hektar disamping masjid Al-Ikhwan untuk pengembangan gedung SD/ TK dan Perumahan Cluster Islam Pesona Madani.
  9. Bulan Juni 2009 perumahan Islam Pesona Madani sejumlah 43 rumah mulai dibangun

Bersamaan dengan itu gedung Sekolah TKIT dan penambahan local SDIT

  1. Mulai tahun 2009 diadakan kerja sama selama 4 tahun dengan PKPU dan  konsultan pendidikan KPI dari Surabaya untuk meningkatkan kwalitas proses belajar- mengajar.
  2. Tahun 2010 SDIT-BIS meluluskan angkatan I dengan hasil lulus 100%, nilai rata-rata kelas 8,34 peringkat ke 4 Kecamatan Balikpapan Selatan.
  3. Pada tahun 2011  meluluskan angkatan II dengan hasil lulus 100%. Nilai rata-rata kelas 8,75  meraih prestasi ke I tingkat Kecamatan Balikpapan Selatan.
  4. Awak  tahun 2012 mandat kepemimpinan SDIT-BIS dialihkan kepada Yanda Zarkasi Achmadi SPi .
  5. Pada tahun 2012 meluluskan angkatan III, lulus 100% nilai rata-rata kelas 26,06 meraih prestasi ke 1 Kecamatan Balikpapan Selatan, ke III Kota Balikpapan.
  6. Akhir tahun 2012 Insya Allah Gedung Serba Guna Al-Ikhwan ukuran 17 X 28  meter dan tinggi 10 meter selesai dibangun.

 

PENGERTIAN SEKOLAH ISLAM TERPADU

Sekolah Islam Terpadu memadukan program pendidikan umum dan pendidikan pesantren: pengembangan potensi intelektual (fikriyah), emosional (ruhiyah) dan fisik (jasadiyah), dan antara sekolah, orang tua dan masyarakat sebagai pihak yang memiliki tugas dan tanggung jawab terhadap dunia pendidikan

Pemikiran yang mendasari mengapa Sekolah Islam Terpadu fullday school

  1. Perubahan sosial budaya mempengaruhi pola fikir dan cara pandang.  Peran ibu yang dahulu adalah sebagai ibu rumah tangga dengan tugas utamanya mendidik anak, mulai bergeser. Peran ibu zaman sekarang tidak hanya sebatas sebagai ibu rumah tangga, tetapi juga dituntut untuk berkarir di luar rumah. Keterbatasan waktu dan kwalitas  ibu dalam bidang pendidikan anak dipandang tidak cukup untuk menyiapkan anak-anak mereka menghadapi masa depan. Untuk itu sudah barang tentu diperlukan institusi pendidikan yang profesional yang mampu memenuhi kebutuhan itu.
  2. Sekolah Islam Terpadu dirancang dengan sistem terpadu yang memungkinkan siswa mengembangkan potensi dasarnya secara terpadu, terus menerus dan berkesinambungan. Guru tidak hanya berperan sebagi pengajar (mudarris), tetapi juga sebagai pendidik (murabbi) setia yang memahami perkembangan siswa. Guru dituntut menjadi sumber keteladanan yang nyata bagi siswa.
  3. SDIT-BIS  merupakan Sekolah Islam Terpadu yang menawarkan berbagai nilai lebih yang bisa diperoleh diantaranya adalah: siswa mendapatkan pendidikan umum yang penuh dengan nuansa keislaman, siswa mendapatkan pendidikan agama Islam secara aplikatif dan teoritis, siswa mendapatkan pendidikan dan bimbingan ibadah praktis (doa, shalat dan dzikir, cara makan/minum, dan lain-lain), siswa mendapat pelajaran dan bimbingan cara baca dan menghapal Al-Qur’an (tahfizh) secara tartil, siswa dapat menyalurkan potensi dirinya melalui kegiatan ekstra kurikuler, perkembangan bakat, minat, dan kecerdasan siswa diantisipasi sejak dini, pengaruh negatif dari luar sekolah dapat diminimalisir, bagi orang tua yang sibuk Sekolah Islam Terpadu –dengan model full day school- merupakan solusi untuk pembinaan kepribadian putra-putrinya, siswa mendapatkan pendidikan bagaimana cara hidup bersama dengan teman, dan nilai-nilai positif lainnya . Selain itu siswa didik akan belajar tentang kecakapan hidup (life skill) yang memberikannya tumbuh akan kesadaran diri (self awareness), trampil berpikir (thinking skill) dan bersosialisasi diri (social skill).

Konsep Idealis

SDIT-BIS  berdiri didasari konsep   idealisme bahwa dunia pendidikan adalah salah satu wahana untuk mencapai kemajuan  yang sangat mendesak untuk dibenahi. Dunia pendidikan membutuhkan uluran tangan dari semua pihak, bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Pada perjalanannya, ternyata untuk mempertahankan idealisme sangat dibutuhkan kekuatan mental dan kemajuan yang kuat. Seperti layaknya orang yang menempuh perjalanan panjang,

Setelah delapan tahun berdiri SDIT-BIS ,terpikir oleh para pengurus yayasan perlunya mendirikan TKIT,maka pada tahun 2010 berdirilah TKIT-BIS.